Arus Publik

Menembus Awan di Bumi Etam: Membedah 10 Bandar Udara Kalimantan Timur 2026

10 bandara perkuat akses dan ekonomi Kaltim

Rabu, 18 Maret 2026 19:7

Jaringan bandara di Kaltim terus berkembang, membuka akses dari pesisir hingga pedalaman/Foto: ABIPRAYA

 

Kelompok Khusus Industri (Privat)

9. Bandara Tanjung Bara (Kutai Timur)

Dioperasikan oleh PT KPC sejak 1982 di atas area konsesi pertambangan dengan luas terminal privat yang terbatas.

Memiliki panjang landasan pacu sekitar 1.100 meter, digunakan khusus untuk mobilisasi karyawan dan logistik tambang batubara dengan pesawat carter.

10. Bandara Badak / Bontang (Kota Bontang)

Milik PT Badak NGL yang mulai beroperasi sejak 1974. Memiliki luas area bandara yang terintegrasi dengan kawasan industri dan landasan pacu sepanjang 1.050 meter.

Bandara khusus ini sangat vital bagi industri gas alam cair nasional, melayani penerbangan rutin tenaga ahli dan kebutuhan industri berat.

Harapan Baru Masyarakat Kaltim

Kehadiran 10 bandar udara ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan solusi nyata bagi tantangan geografis Kalimantan Timur yang sangat luas.

Bagi warga di pedalaman seperti Mahakam Ulu, selesainya Bandara Ujoh Bilang berarti akses kesehatan dan logistik yang lebih cepat tanpa harus bertaruh nyawa di riam sungai. 

Sementara bagi pusat kota, integrasi bandara ini memperkuat posisi Kaltim sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

Tantangan besarnya kini adalah memastikan frekuensi penerbangan semakin stabil dan harga tiket tetap bersahabat bagi kantong masyarakat. (son)

 

Tag

MORE