Arus Publik

Menembus Awan di Bumi Etam: Membedah 10 Bandar Udara Kalimantan Timur 2026

10 bandara perkuat akses dan ekonomi Kaltim

Rabu, 18 Maret 2026 19:7

Jaringan bandara di Kaltim terus berkembang, membuka akses dari pesisir hingga pedalaman/Foto: ABIPRAYA

ARUSBAWAH.CO -  Informasi soal Infrastruktur transportasi udara di Provinsi Kalimantan Timur yang kini mulai memasuki babak baru yang lebih progresif.

Bukan lagi sekadar pelengkap, sebaran bandar udara kini telah bertransformasi menjadi tulang punggung utama mobilitas manusia dan logistik di wilayah yang dikenal memiliki tantangan geografis berat ini.

Hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 10 bandar udara telah berdiri kokoh, menghubungkan pesisir Selat Makassar hingga ke pelosok hulu Sungai Mahakam.

Kehadiran 10 infrastruktur ini mencerminkan kesiapan Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai pusat gravitasi ekonomi baru Indonesia, terutama dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun redaksi, sebaran bandara ini terbagi ke dalam empat klasifikasi strategis yang melayani kebutuhan mulai dari industri berat, pariwisata, hingga misi kemanusiaan di wilayah perbatasan.

Kelompok Gerbang Utama (Kapasitas Besar)

1. Bandara Internasional SAMS Sepinggan (Balikpapan)

Sebagai bandara terbesar di Kaltim, Sepinggan telah beroperasi sejak 1920 dan mengalami modernisasi besar pada 2014.

Berdiri diatas lahan seluas 300 hektar dengan luas terminal mencapai 110.000 meter persegi, fasilitas ini mampu melayani pesawat berbadan lebar sekelas Boeing 777.

Sepinggan tetap menjadi wajah utama transportasi udara Kaltim dengan rute domestik dan internasional paling padat.

Saat ini, bandara Sepinggan telah bertransformasi menjadi Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS). 

2. Bandara APT Pranoto (Samarinda)

Diresmikan pada 2018 untuk menggantikan Bandara Temindung, bandara ini memiliki luas lahan sekitar 400 hektare dengan gedung terminal seluas 12.000 meter persegi.

Memiliki panjang runway 2.250 meter, sejak awal 2026 APT Pranoto telah memperluas layanannya ke rute internasional terbatas untuk kapasitas pesawat jet sekelas Airbus A320 dan Boeing 737-800.

3. Bandara Nusantara (Penajam Paser Utara - IKN)

Bandara terbaru yang rampung pada 2024 ini memiliki luas terminal mencapai 7.350 meter persegi dengan luas area bandara secara keseluruhan sekitar 347 hektare.

Memiliki landasan pacu sepanjang 3.000 meter, spesifikasi ini dirancang khusus untuk menyambut tamu negara dengan pesawat berat sekelas Boeing 777-300ER.

Tag

MORE