Arus Publik

Menembus Awan di Bumi Etam: Membedah 10 Bandar Udara Kalimantan Timur 2026

10 bandara perkuat akses dan ekonomi Kaltim

Rabu, 18 Maret 2026 19:7

Jaringan bandara di Kaltim terus berkembang, membuka akses dari pesisir hingga pedalaman/Foto: ABIPRAYA

Kelompok Pariwisata dan Regional

4. Bandara Kalimarau (Berau)

Beroperasi sejak 1976 dan memiliki terminal baru yang megah seluas 10.462 meter persegi sejak 2012.

Dengan landasan pacu sepanjang 2.250 meter, bandara ini adalah gerbang utama menuju destinasi wisata dunia, Kepulauan Derawan, dan sanggup didarati pesawat jet jenis Boeing 737-800

5. Bandara Maratua (Berau)

Diresmikan pada 2018, bandara ini berdiri di atas lahan seluas 150 hektar dengan bangunan terminal minimalis namun modern seluas 750 meter persegi.

Memiliki landasan pacu sepanjang 1.600 meter, fokus utamanya melayani pesawat menengah seperti ATR-72 untuk akses langsung para pelancong mancanegara.

Kelompok Perintis dan Pedalaman (Hulu Mahakam)

6. Bandara Melalan (Kutai Barat)

Mulai beroperasi secara komersial sejak era 1980-an, bandara ini memiliki luas lahan sekitar 100 hektare.

Dengan panjang landasan pacu 1.300 meter, fasilitas di Barong Tongkok ini melayani mobilitas warga Kutai Barat menuju Balikpapan atau Samarinda menggunakan pesawat sekelas ATR-42 atau ATR-72 terbatas.

7. Bandara Datah Dawai (Mahakam Ulu)

Terletak di wilayah Long Lunuk dan sudah ada sejak 1975, bandara perintis ini memiliki luas terminal sekitar 500 meter persegi.

Setelah perpanjangan, runway kini mencapai 1.600 meter, menjadikannya vital bagi pesawat sekelas Twin Otter atau Cessna Grand Caravan untuk pasokan logistik di perbatasan.

8. Bandara Ujoh Bilang (Mahakam Ulu)

(Update Terbaru) Proyek yang ditargetkan beroperasi penuh di akhir 2026 ini dibangun di atas lahan seluas 250 hektare.

Pembangunan fisik landasan pacu sepanjang 1.600 meter telah mencapai 90 persen per Maret 2026, ditargetkan mengakhiri ketergantungan warga pada transportasi sungai yang mahal.

Tag

MORE