“Atas dasar itu, perusahaan dan pemerintah harus memberikan perhatian lebih terhadap eksistensi para buruh, khususnya dalam hal kesejahteraan,” tegasnya.
Bukan Sekadar Upah, Tapi Juga Jaminan Hidup Layak
Menurutnya, kesejahteraan buruh tidak berhenti pada besaran upah. Ada aspek lain yang tak kalah penting: jaminan kesehatan, fasilitas kerja yang layak, hingga keberlanjutan hidup keluarga mereka.
Bagi banyak buruh, satu pekerjaan bukan hanya soal dirinya sendiri, tetapi juga tentang anak, pasangan, dan masa depan keluarga.
Karena itu, ia mendorong agar jaminan kesehatan dan akses pendidikan yang layak juga bisa dirasakan oleh keluarga buruh—bukan hanya pekerjanya saja.
Gelombang PHK di Kaltim Jadi Alarm
Di sisi lain, kekhawatiran juga datang dari meningkatnya isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), khususnya di sektor pertambangan di Kalimantan Timur.
Gelombang pengurangan tenaga kerja yang mulai terasa di beberapa daerah dinilai berpotensi merembet ke Samarinda.
Jika tidak diantisipasi, dampaknya bisa meluas ke sektor ekonomi masyarakat.
“Maraknya isu PHK di beberapa daerah di Kaltim tentu ini bisa berdampak ke Samarinda,” kata Abdul Rohim.




