Arus Publik

M. Faisal Diperintah Rudy Jadi Plt Kadispora, Fokus Normalisasi Organisasi usai Kekosongan

Kekosongan Jabatan Kadispora Kaltim Sudah Terisi

Minggu, 12 Oktober 2025 14:2

Foto Wawancara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika sekaligus PLT Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim, Muhammad Faisal/Arusbawah.co

ARUSBAWAH.COKekosongan jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur akhirnya diisi.

Muhammad Faisal ditunjuk pada Jumat (10/10/2025) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) untuk menstabilkan organisasi setelah AHK terseret dalam kasus dugaan korupsi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) 2023.

AHK sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Kaltim pada 18 September 2025 lalu terkait penyalahgunaan dana hibah 100 Miliar.

Kekosongan pejabat tinggi Dispora membuat rutinitas internal terganggu, program olahraga tertunda, dan staf kehilangan arah kerja, bahkan ada rumor bahwa pegawai honorer yang belum dibayar saat kekosongan pimpinan itu.

Muhammad Faisal saat ini juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim.

Kini ia merangkap sebagai Plt Kadispora, dengan tanggung jawab langsung mengembalikan stabilitas organisasi.

Faisal Tegaskan Penugasan Ini Perintah Langsung Gubernur

Ditanya wartawan terkait kabar penunjukannya, Faisal menegaskan penugasan ini adalah perintah langsung Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.

“Ya, namanya SK perintah. Gubernur perintah atasan langsung. Saya harus siap laksanakan, saya terima kemarin siang,” katanya saat ditemui awak media pada, Sabtu (11/10/2025).

Tidak menunggu lama, Faisal langsung menggelar rapat perdana dengan seluruh kepala bidang Dispora.

Rapat berlangsung dari pukul 11.30 sampai 13.00 WIB siang ini, difokuskan pada konsolidasi internal dan pemetaan masalah.

“Kita buat kerangka dulu, bikin grup komunikasi, membuka jalur informasi dengan pejabat di sana supaya bisa dapat data. Insya Allah saya jalankan sesuai kemampuan dan semangat,” ujarnya.

Faisal menekankan, sebagai pejabat sementara, tugasnya adalah memperbaiki hal-hal yang memang butuh perhatian pimpinan.

“Yang jelas kita akan benahi dulu. Beberapa hal yang perlu diperbaiki menurut pimpinan. Saya fokus ke situ dulu,” tambahnya.

Tahap awal yang ia lakukan adalah identifikasi masalah, kemudian klarifikasi, sebelum menyusun skala prioritas penyelesaian.

 

Normalisasi dan Penentuan Prioritas Program Jadi Fokus Jangka Pendek

Faisal menyebut minggu ini akan menjadi waktu untuk menentukan prioritas program yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

Langkah itu menurutnya, penting agar organisasi berjalan tanpa kebingungan dan staf kembali mendapatkan arahan jelas.

Selain itu, normalisasi kegiatan di internal Dispora menjadi fokus jangka pendek.

“Karena cukup lama kosong, kita segera normalisasi supaya rutinitas di sana berjalan normal. Sebelumnya sempat tidak normal karena kekosongan itu,” katanya.

Lebih jauh, saat ditanya wartawan soal beredarnya isu rotasi ke Dinas Pariwisata, Faisal menegaskan sikapnya sesuai perintah atasan.

Ia menyatakan, dirinya siap ditempatkan di mana saja sesuai perintah, tetapi saat ini fokusnya tetap pada tugas sebagai PLT Kadispora dan Kepala Dinas Kominfo.

“Wah, saya mah jangankan ke Dinas Pariwisata, ke mana saja, ikut saja saya. Yang jelas saat ini saya pegang SK PLT dan SK Kepala Dinas Kominfo. Itu dulu yang saya hadapi,” pungkasnya.

(wan)\

 

Tag

MORE