Di tengah slogan Samarinda menuju kota terang, ia menilai masih banyak lampu jalan yang belum mendapatkan perhatian serius, khususnya terkait peremajaan infrastruktur lama.
“Mudah-mudahan ini juga menjadi perhatian pemerintah kota. Karena Samarinda menuju kota terang, tapi di satu sisi masih banyak lampu jalan yang belum dilakukan peremajaan,” katanya.
Selain Jembatan Mahkota II, salah satu kawasan yang turut menjadi karena mengalami kondisi LPJU mati adalah Jalan Pahlawan dan Jalan Dr. Sutomo.
Menurut Deni, Komisi III DPRD Samarinda bahkan pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lokasi lantaran kondisi lampu dinilai sudah memprihatinkan.
“Kita juga melihat banyak laporan dari masyarakat, termasuk soal lampu di kawasan Pahlawan. Ini juga pernah kami sidak sebelumnya,” ujarnya.
Tak hanya lampu yang bermasalah, Deni mengungkapkan struktur tiang hingga instalasi kabel bawah tanah di kawasan tersebut juga sudah berusia tua dan berpotensi membahayakan masyarakat.
“Struktur lampunya sudah tidak layak karena model lama. Kabel bawah tanahnya juga usianya sudah di atas 10 sampai 15 tahun dan cukup mengkhawatirkan,” ungkapnya.
Dorong Dishub Lakukan Peremajaan LPJU
Atas kondisi itu, Komisi III DPRD Samarinda mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) untuk segera melakukan peremajaan LPJU di sejumlah titik prioritas.
Deni menyebut usulan peremajaan sebenarnya sudah disampaikan dan masuk dalam pembahasan. Namun, realisasinya masih terkendala kondisi efisiensi anggaran.
Tag



