ARUSBAWAH.CO - Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyoroti masih banyaknya lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang mati dan belum diremajakan di sejumlah titik Kota Samarinda.
Apalagi, persoalan LPJU ini juga menjadi salah satu catatan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Wali Kota Samarinda Tahun 2025.
Menurut Deni, urusan LPJU tidak dapat disepelekan karena menyangkut keamanan dan keselamatan masyarakat yang harus menjadi prioritas pemerintah.
Ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membahas kondisi tersebut, termasuk menanyakan percepatan penanganan LPJU di beberapa titik yang dinilai rawan.
Salah satunya di kawasan jalan menuju Jembatan Mahkota II yang belum lama ini LPJU-nya mati.
“Yang pertama saya soroti adalah Jembatan Mahkota II karena di dapil saya. Kemarin saya sampaikan kepada kepala dinas, kapan ini bisa direalisasikan. Karena ini berbicara kebutuhan yang urgent, menyangkut keamanan masyarakat,” ujar Deni kepada awak media, Rabu (13/5/2026).
Politikus Gerindra itu menegaskan, pemerintah kota tidak boleh menunggu munculnya korban atau kejadian baru kemudian bergerak melakukan perbaikan.
“Kita tidak ingin ada kejadian yang disebabkan padamnya LPJU. Makanya saya sampaikan dan tegaskan kepada beliau, jangan menunggu ada kejadian baru kemudian diselesaikan,” tegasnya.
Samarinda Menuju Kota Terang, Tapi Banyak Lampu Belum Diremajakan
Deni mengatakan, kondisi LPJU di Samarinda saat ini masih jauh dari ideal.
Tag



