ARUSBAWAH.CO - Menjelang akhir 2025, integrasi Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke dalam layanan gratispol BPJS Kesehatan mencatat perkembangan signifikan.
Pemprov Kaltim melalui Dinas Kesehatan melihat lonjakan besar jumlah warga yang terdaftar.
Dinas Kesehatan mengungkapkan bahwa jumlah penerima manfaat BPJS Kesehatan lewat skema gratispol meningkat pesat.
Dari sekitar 5.000 peserta di awal tahun, jumlahnya melesat menjadi 141.000 orang per November 2025.
Lonjakan ini menandai percepatan besar dalam memperluas layanan kesehatan bagi warga berpenghasilan rendah.
“Sekarang sudah ada 141 ribu yang dibiayai gratispol. Target kami memang 476 ribu jiwa dalam satu tahun dan itu optimistis bisa dikejar mulai Januari mendatang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin.
Meski begitu, Jaya menekankan bahwa percepatan program tetap dipengaruhi oleh proses sinkronisasi data peserta BPJS Kesehatan, khususnya bagi warga yang belum terdaftar.
Jumlah penduduk yang belum masuk ke dalam sistem menjadi kendala utama dalam penyelesaian target tahunan.
Dari sisi anggaran, Pemprov Kaltim telah menyiapkan Rp231 miliar untuk membiayai iuran BPJS kelas 3 melalui gratispol.
Tag



