Investigasi menunjukkan adanya endapan tanah bekas longsoran lama di luar jalur Right of Way (ROW) yang berpotensi mengalami pergerakan saat cuaca ekstrem.
Temuan tersebut telah dibahas bersama Balai Geoteknik, Terowongan, dan Struktur (BGTS). Saat ini, proses perencanaan teknis sedang berjalan untuk memperkuat area lereng dan mencegah potensi longsor di masa mendatang.
Diberitahukan pula, bahwa sudah ada penanganan yang akan dilakukan.
Meliputi, melakukan SWA dan penutupan area dengan menggunakan terpal sembari menunggu rontokan (debris) lereng stabil. Kemudian dilakukan pembersihan material debris.
Lalu melakukan pembobokan shotcrete yang menggantung kemudian dilakukan pembersihan hasi bobokan. Terakhir adalah melakukan safety shotcrete 1 layer (5 cm) yang dilanjutkan dengan pemasangan wiremesh dan shotcrete layer ke 2 (±5 cm). Selanjutnya diselesaikan dengan pemasangan Rockbolt. (adv)
Tag



