Advertorial

Pemkot Samarinda

Lereng Terowongan Samarinda Alami Pergerakan Usai Hujan Deras, PUPR Lakukan Antisipasi

Senin, 12 Mei 2025 20:31

AREA LUAR TEROWONGAN - Pergerakan tanah pada lereng sisi inlet Terowongan Samarinda yang terletak di Jalan Sultan Alimuddin/ HO Diskominfo Samarinda

ARUSBAWAH.CODinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda melaporkan adanya pergerakan tanah pada lereng sisi inlet Terowongan Samarinda yang terletak di Jalan Sultan Alimuddin.

Kondisi ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda pada Senin, 12 Mei 2025, sejak pukul 04.00 hingga 11.00 WITA.

Melalui keterangan resminya yang disampaikan lewat Dinas Kominfo, PUPR memastikan bahwa area lain di sekitar terowongan tidak terdampak.

"Kondisi di dalam terowongan maupun lereng sisi outlet di Jalan Kakap tetap aman, tidak ada pergerakan tanah yang terdeteksi," tulis PUPR.

Sejak awal tahun, Dinas PUPR sudah melakukan kajian geologi terhadap area lereng tersebut.

Investigasi menunjukkan adanya endapan tanah bekas longsoran lama di luar jalur Right of Way (ROW) yang berpotensi mengalami pergerakan saat cuaca ekstrem.

Temuan tersebut telah dibahas bersama Balai Geoteknik, Terowongan, dan Struktur (BGTS). Saat ini, proses perencanaan teknis sedang berjalan untuk memperkuat area lereng dan mencegah potensi longsor di masa mendatang.

Diberitahukan pula, bahwa sudah ada penanganan yang akan dilakukan. 

Meliputi, melakukan SWA dan penutupan area dengan menggunakan terpal sembari menunggu rontokan (debris) lereng stabil. Kemudian dilakukan pembersihan material debris. 

Lalu melakukan pembobokan shotcrete yang menggantung kemudian dilakukan pembersihan hasi bobokan. Terakhir adalah melakukan safety shotcrete 1 layer (5 cm) yang dilanjutkan dengan pemasangan wiremesh dan shotcrete layer ke 2 (±5 cm). Selanjutnya diselesaikan dengan pemasangan Rockbolt.  (adv)

Tag

MORE