Advertorial

DPRD Samarinda

Laporan Dugaan Kejanggalan SPMB 2026 Bertambah, DPRD Samarinda Siapkan Rapat Khusus

DPRD - DPRD Samarinda menindaklanjuti puluhan aduan dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan SPMB 2026/ Foto: IST

ARUSBAWAH.CO - Puluhan laporan masyarakat mengenai pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP mulai mendapat perhatian Komisi IV DPRD Kota Samarinda

Berbagai pengaduan tersebut akan dibahas bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda untuk mencari kejelasan atas sejumlah persoalan yang dikeluhkan para orang tua.

Salah satu isu yang menjadi perhatian DPRD adalah dugaan berubahnya radius maupun titik koordinat domisili calon peserta didik yang diduga memengaruhi hasil seleksi penerimaan di sekolah negeri.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Yakob Pangedongan, mengatakan laporan tersebut baru diterima pada Rabu (1/7/2026). 

Karena itu, seluruh berkas yang masuk akan dijadikan bahan pembahasan dalam rapat dengar pendapat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

"Yang kita pertanyakan kenapa bisa begitu. Tadi baru kami terima laporannya," kata Yakob saat dikonfirmasi.

Menurut Yakob, jumlah laporan yang telah diterima DPRD mencapai puluhan berkas dan seluruhnya berkaitan dengan pelaksanaan SPMB tahun ini.

"Ada sekitar 38 berkas komplain yang masuk," ujarnya.

Ia mengaku belum pernah menerima laporan dengan substansi serupa pada pelaksanaan penerimaan peserta didik di tahun-tahun sebelumnya. 

Oleh sebab itu, DPRD menilai persoalan tersebut perlu dikaji lebih mendalam.

"Kalau yang seperti ini saya tidak ingat pernah ada. Makanya ini akan kita bahas," katanya.

Yakob menjelaskan persoalan tersebut akan langsung disampaikan dalam agenda rapat bersama Dinas Pendidikan. 

Bahkan, dirinya berencana mengusulkan kepada pimpinan Komisi IV agar polemik SPMB dibahas secara khusus mengingat banyaknya laporan yang diterima.

Tag

MORE