Arus Publik

Lapas Kelas IIA Purwokerto Terapkan Implementasi 5S di Pengolahan Sampah, Ini Tahapannya 

Selasa, 1 Oktober 2024 13:34

Lapas Kelas IIA Purwokerto/ Foto: HO

ARUSBAWAH.CO - Sampah adalah barang atau material yang sudah tidak lagi digunakan atau diinginkan, sering kali dianggap tidak memiliki nilai.

Jenisnya beragam, mulai dari limbah padat, cair, hingga gas, yang dihasilkan dari berbagai aktivitas manusia, seperti sisa makanan, kemasan, barang elektronik, hingga bahan bangunan.

Pengelolaan sampah yang baik sangat penting untuk mencegah dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan.

Di Lembaga Pemasyarakatan, yang menjadi tempat pembinaan bagi ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan, tingginya tingkat aktivitas setiap harinya menghasilkan volume sampah yang signifikan, bahkan mencapai 1 (satu) ton per hari.

Untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan sampah, Lapas Kelas IIA Purwokerto berkomitmen menerapkan sistem pengelolaan yang baik guna mencegah penumpukan sampah yang berpotensi menjadi sarang penyakit serta vektor penyebaran penyakit seperti demam berdarah dan leptospirosis.

Pengelolaan sampah dilakukan dengan memanfaatkan mesin pemilah dan pencacah. Proses pengolahan ini menjadi bagian penting dalam upaya penanganan sampah, karena mengubahnya menjadi bentuk yang lebih stabil dan ramah lingkungan, sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar.

Lapas Kelas IIA Purwokerto telah mengadopsi Lean Manufacturing sebagai filosofi dan metodologi manajemen produksi untuk mengurangi pemborosan (waste) dan meningkatkan efisiensi.

Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah implementasi 5S, yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih teratur dan efisien dalam pengelolaan sampah.

Tahapan pertama adalah Seiri atau pemilahan, yang melibatkan identifikasi barang-barang yang diperlukan dan yang tidak diperlukan, sehingga hanya barang-barang penting yang tetap berada di area kerja.

Ini membantu mempermudah proses produksi dan pengelolaan sampah.

Tag

MORE