Padahal, standar yang dipersyaratkan PSSI mencapai 1.800 lux.
Artinya, masih terdapat kekurangan pencahayaan sehingga kemungkinan perlu dilakukan penambahan beberapa unit lampu.
"Dari hasil simulasi itu ternyata belum penuh. Kalau lampu yang ada di Palaran dipasang di Segiri hanya sekitar 1.667 lux. Jadi masih ada kekurangan beberapa unit lampu," jelas Rasman.
Meski demikian, ia memastikan kondisi tersebut tidak menjadi hambatan untuk melanjutkan rencana pemindahan.
Tunggu Arahan Gubernur
Saat ini, kata Rasman, pemerintah baru menyelesaikan tahap simulasi teknis.
Hasil kajian tersebut akan dilaporkan kepada Gubernur Kalimantan Timur sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Ia berharap proses pemindahan dapat rampung pada Agustus mendatang sehingga Stadion Segiri siap digunakan menghadapi kompetisi Super Liga.
"Beliau (gubernur) sebenarnya sudah mengetahui hasilnya. Tinggal menunggu arahan kapan eksekusinya," katanya.
Rasman juga membantah anggapan bahwa proses pemindahan terkendala persoalan teknis.
Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini hanyalah waktu pelaksanaan.
Agar pekerjaan lebih cepat, pembongkaran lampu di Stadion Palaran akan dilakukan bersamaan dengan persiapan pemasangan di Stadion Segiri.
"Nanti dilakukan paralel. Di sana dibongkar, di sini juga dilakukan persiapan supaya lebih cepat," ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh proses pemasangan nantinya akan mendapat pengawasan dari tim teknis PSSI agar sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Gunakan Tiang Baru
Selain memindahkan lampu, Pemprov Kaltim juga menyiapkan konstruksi tiang baru di Stadion Segiri.
Tag



