BK DPRD Kaltim sendiri rutin memantau kehadiran para legislator.
Meski hingga kini belum ada yang absen sampai enam kali berturut-turut, beberapa anggota sudah tercatat tiga kali mangkir dan masuk dalam radar pengawasan.
“Nama-namanya belum bisa kami ungkap. Masih tahap pemantauan,” ujar Subandi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut aktif mengawasi kinerja para wakil rakyat.
Menurutnya, partisipasi publik adalah kunci untuk mewujudkan DPRD yang transparan dan bertanggung jawab.
“Kalau ada yang tahu anggota dewan yang sering absen tanpa alasan, silakan laporkan. Kami siap menindaklanjuti,” tegasnya.
Subandi menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa penegakan disiplin ini adalah bentuk nyata komitmen BK untuk menjaga martabat dan integritas DPRD Kaltim di mata publik. (adv)
Tag



