Menurut Ani, kondisi makin semrawut menjelang waktu berbuka puasa, sekitar pukul 18.00 WITA.
Sejumlah jukir disebut meninggalkan lokasi tanpa memastikan keamanan kendaraan yang diparkir.
Ia mengaku terpaksa parkir di luar area resmi untuk menghindari antrean panjang kendaraan yang hendak masuk ke kantong parkir dalam kawasan GOR.
Keluhan serupa datang dari Amel, warga Samarinda Utara.
Ia sempat diarahkan oknum jukir untuk parkir di luar dengan alasan area resmi sudah penuh. Namun saat masuk, ia mendapati kondisi parkir di dalam GOR masih cukup lengang.
“Dibilang penuh, ternyata di dalam masih kosong,” ujarnya.
Dishub: Perlu Laporan Konkret
Menanggapi praktik parkir liar di GOR Segiri Samarinda, Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menegaskan bahwa penanganan di luar kawasan GOR memang menjadi kewenangan pihaknya. Namun, penindakan tidak bisa maksimal tanpa laporan dari masyarakat.
Tag



