Justru, isu pembangunan berbasis desa kini menjadi prioritas utama, mengingat banyak kawasan konservasi berada di wilayah pedesaan.
"Pak Gubernur berkomitmen membangun desa-desa yang berada di sekitar kawasan bernilai ekologis tinggi. Kami ingin desa menjadi garda depan konservasi," jelasnya.
Oliver Hoppe juga menanyakan dampak pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara terhadap Kaltim.
Sri menjawab bahwa kehadiran IKN membawa lonjakan pertumbuhan ekonomi signifikan, namun tetap perlu diseimbangkan dengan perlindungan lingkungan.
“Pemerintah Provinsi telah mengeluarkan regulasi tegas untuk menjaga kawasan konservasi, terutama yang memiliki nilai karbon tinggi. Eksploitasi di wilayah-wilayah tersebut dibatasi secara ketat. Langkah ini merupakan bentuk kebijakan lingkungan progresif yang mungkin belum diterapkan di daerah lain,” tutup Sri Wahyuni. (adv)
Tag



