Namun, pihak keamanan di lapangan mengaku tidak mendapatkan rincian detail mengenai alasan spesifik sterilisasi tersebut.
"Enggak dijelasin juga, Bang. Dari atasannya saja arahannya. Kita enggak berani banyak bicara juga," uangkap salah satu petugas keamanan yang melakukan pengawalan.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat memberikan tanggapan mengenai keberadaan kawat berduri tersebut.
Ia menjelaskan bahwa hal itu merupakan ranah otoritas keamanan.
"Khusus itu yang memasang standar dari Polresta dan Polda, silakan konfirmasi dengan Kapolres atau yang menangani di sana ya," tulis Faisal melalui pesan WhatsApp saat dikonfirmasi pada Senin sore.
Namun, saat ditanya lebih lanjut mengenai penjelasan teknis sterilisasi kantor yang sudah berjalan beberapa hari, pihak Kominfo belum memberikan respons tambahan hingga berita ini diturunkan.
Hingga sore hari, personel keamanan masih terus bersiaga di setiap sudut gedung dengan kewaspadaan tinggi.
Pengerjaan pemasangan kawat dan besi penyangga terus dikebut sebagai bagian dari persiapan final otoritas dalam menghadapi gelombang massa yang diperkirakan akan memadati kawasan tersebut pada 21 April esok. (son)
- Bambang Widjojanto - Sudarno Bicara Soal Demo Kaltim, Castro: Itu Corong Pemerintah
- Tanggapi Aksi Demo 21 April, Rudy Mas’ud Sebut Kantor Gubernur Dibuka 24 Jam, 19 April Bertolak ke Jakarta
- Lebih Empat Menit Bicara Rencana Aksi 21 April Demo Kaltim, BW Terpantau 25 Kali Menggeser Pandangan ke bukan Arah Kamera, Seperti Membaca Teks?
Tag




