Maluku Utara (1000 Beasiswa)
Di Maluku Utara, beasiswa jenjang sarjana juga diberlakukan pemda yang dipimpin oleh Gubernur Sherly Tjoanda.
Di tahun 2025 melansir situs resmi Pemda Malut, dianggarkan beasiswa sebesar Rp 3 miliar.
Nominal itu diplot untuk anggaran beasiswa S1-S2 bagi putra-putri daerah.
Target penerimanya 1000 orang yang tersebar untuk calon penerima beasiswa mahasiswa di 27 PT se Malut
Rincian dari Rp 3 Miliar itu, yakni Rp 2 miliar untuk alokasi beasiswa S1, sementara sisanya Rp 1 Miliar untuk alokasi beasiswa jenjang S2.
Kalimantan Tengah (Kalteng Maju)
Di Kalimantan Tengah, Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo membawa program 10 Ribu Kuliah Gratis, dengan tagline-nya Kalteng Maju.
Progam bantuan pendidik ini memberikan kuota untuk 10.000 Mahasiswa di 32 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Kalimantan Tengah
Pagu anggaran diplot Rp50 miliar untuk program kuliah gratis.
Meski pun jumlahnya cukup besar, data terbaru yang didapatkan redaksi Arusbawah.co, dari total kuota 10 ribu, baru ada 3.060 penerima lolos verifikasi.
Ini berarti, baru 30,6% penerima yang bisa tertampung.
Adapun untuk pola penyaluran bantuan pendidikan, bantuan Kuliah Gratis disalurkan dengan metode transfer langsung ke Rekening PTN/PTS untuk keperluan studi penerima manfaat.
Banten (Satu Desa Satu Sarjana)
Pemerintah Provinsi Banten mengalokasikan total anggaran sebesar Rp123,8 miliar untuk program bantuan keuangan desa pada tahun 2025, yang di dalamnya termasuk pembiayaan untuk program "Satu Desa Satu Sarjana".
Dari anggaran itu, setiap desa di Banten (sebanyak 1.238 desa) disiapkan menerima bantuan keuangan sebesar Rp100 juta.
Lalu, anggaran Rp 100 juta ini kemudian diperuntukkan untuk berbagai kegiatan di desa.
Salah satunya adalah untuk membiayai satu orang calon sarjana penggerak desa, dengan alokasi sekitar Rp20 juta per penerima manfaat (mahasiswa).
Kalimantan Selatan (Studi ke Singapura - Finlandia)
Di Kalsel, melansir situs resmi Pemprov Kalsel, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyiapkan program beasiswa bagi siswa berprestasi, baik untuk kuliah di luar negeri maupun masuk perguruan tinggi lokal.
Pertama adalah kuota 100 siswa berprestasi untuk studi ke Singapura dan Finlandia.
Untuk ini, Disdikbud Kalsel telah menjalin kerja sama dengan Binawan Singapura dan Finland University.
Selain itu, ada pula program kerja sama dengan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis spasial.
Tag



