Terkait dugaan praktik transaksional yang kerap mencuat setiap ada proses rotasi pejabat, Rudy Masud memberikan penegasan keras bahwa hal tersebut tidak terjadi dalam mekanisme yang sedang dipersiapkan pemerintah.
Ia menekankan bahwa standar utama yang digunakan ialah profesionalisme, kapasitas, dan rekam jejak pejabat.
Ketika ditanya apakah pengumuman hasil rotasi akan berlangsung pada Januari 2026, Rudy hanya memberikan keterangan singkat.
“Selambat-lambatnya,” tuturnya.
Setelah itu, Rudy menambahkan bahwa seluruh proses akan diumumkan secara terbuka begitu tahapan internal dinyatakan selesai dan siap diumumkan ke publik. (adv)
Tag



