Sebelum menjadi direktur utama, ia menjabat sebagai Pemimpin Grup Perencanaan dan Pengembangan sejak 2018 hingga Oktober 2020.
Ia juga telah berada dalam struktur manajemen bank tersebut sejak 31 Desember 2017 sebagai awal masa jabatan.
Dalam catatan jabatan, Amri tercatat sebagai Direktur Utama pada 2020 dan 2021 di unit pimpinan tertinggi.
Sebelumnya, pada 2018 hingga 2019 ia menjabat sebagai Pemimpin Grup di lingkungan PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Namun rekam jejak Amri juga pernah terseret dalam proses hukum.
Diliat dari detik.com, Pada 2021, ia menjadi saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar dalam perkara korupsi yang melibatkan mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.
Ia dipanggil oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan keterangan terkait awal perkenalannya dengan terdakwa.
Keputusan Dirut Bankaltimtara Belum Final
Hingga kini, belum ada keputusan final dari pemegang saham terkait siapa yang akan ditetapkan sebagai Direktur Utama Bankaltimtara.
(wan)
Tag




