Namun jika kinerja stagnan, maka ruang fiskal dari sektor ini juga ikut terbatas.
Di tengah kebutuhan pembiayaan pembangunan yang terus meningkat, optimalisasi dividen BUMD menjadi salah satu pekerjaan rumah serius bagi pemerintah daerah.
Target yang tak sampai Rp1 triliun ini memunculkan pertanyaan: apakah kinerja BUMD sudah maksimal, atau masih ada potensi yang belum tergarap sepenuhnya?
Jawabannya akan terlihat pada realisasi APBD 2026 mendatang. (pra)
Baca juga:
- Rudy–Seno Target PAD Kaltim Rp 10,7 Triliun Tahun Ini, Dari Mana Saja Sumbernya?
- WALHI Desak RUU Daerah Kepulauan Tak Jadi Payung Baru Ketidakadilan Sosial-Ekologis
- 'Saya Tahu Sudah Jadi', Pengakuan Pejabat Inspektorat Soal SK DBON yang Terbit Tanpa Persetujuan
- TPT Kaltim 2025 Naik Jadi 5,20 Persen, Pengangguran Tembus 108,07 Ribu Orang
Tag




