Artinya, kinerja BUMD akan sangat menentukan apakah target tersebut bisa tercapai atau justru meleset.
Jika dibandingkan dengan total target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim 2026 yang mencapai Rp10,75 triliun, kontribusi dividen BUMD hanya sekitar empat persen.
Jauh di bawah pajak daerah yang menjadi penopang utama pendapatan provinsi.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meski penyertaan modal pemerintah di sejumlah BUMD cukup besar, kontribusinya terhadap kas daerah masih relatif terbatas.
Tantangan Produktivitas BUMD
Besaran Rp432 miliar itu sekaligus menjadi cerminan tingkat produktivitas BUMD milik Pemprov Kaltim.
Semakin sehat dan agresif ekspansi bisnisnya, semakin besar potensi dividen yang bisa disetor ke kas daerah.
Tag



