Tahap pertama pembangunan atau Batch 1 dijalankan pada 2025 dengan nilai sekitar Rp3,7 triliun.
Pekerjaan dalam tahap ini menggunakan skema kontrak tahun tunggal dan ditargetkan selesai pada Desember 2025.
Fokus pembangunannya meliputi:
- Pembangunan jalan dan MUT KIPP 1B–1C
- Penataan kawasan dan ruang terbuka
Tahap ini menjadi fondasi awal untuk mendukung pengembangan kawasan kelembagaan negara di IKN.
Batch 2 Jadi Proyek Terbesar, Bangun Gedung DPR hingga MA
Tahap kedua atau Batch 2 berlangsung pada periode 2025–2027 dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp20 triliun.
Proyek ini menggunakan skema kontrak tahun jamak (multi years contract/MYC).
Pembangunan yang masuk dalam tahap ini meliputi:
- Gedung perkantoran legislatif untuk MPR, DPR, dan DPD
- Gedung kawasan yudikatif untuk Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), dan Komisi Yudisial (KY)
- Jalan dan MUT sebagai akses menuju kawasan legislatif dan yudikatif
- Pembangunan embung, kolam retensi, serta jaringan SPAM dan perpipaan
Tahap ini menjadi salah satu paket pembangunan terbesar karena mencakup infrastruktur utama bagi operasional lembaga negara di IKN.
Tag



