Menurut Husni, pembangunan dan pelestarian lingkungan seharusnya berjalan beriringan, bukan dipertentangkan.
"Kalimantan Timur sedang bertumbuh sangat cepat. Karena itu, pembangunan harus tetap berpijak pada prinsip keberlanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan hingga puluhan tahun ke depan," tuturnya.
Melalui buku tersebut, Husni berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa menjaga DAS Mahakam bukan hanya tugas pemerintah, melainkan gerakan bersama demi memastikan sungai terbesar di Kalimantan Timur tetap menjadi sumber kehidupan bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang. (sobizz/red)
Baca juga:
- 5 Bulan Kerja, 16 Agenda, Puluhan Perusahaan Dipanggil, Pansus TJSL DPRD Kaltim Akhiri Masa Kerja dengan Sejumlah Catatan
- Pansus TJSL Keluarkan 7 Rekomendasi, Pemprov Diminta Revisi Perda CSR dan Audit Perusahaan Bandel
- Temuan Pansus LKPJ di PPU Paser: Dari Gedung Sekolah Mangkrak hingga Asrama Belum Termanfaatkan
- Penjelasan Ayub soal Lebih Dulu Interpelasi Daripada Angket: Belum Ada Temuan Hukum soal Pengadaan Mobil - Renovasi Rujab
Tag




