Hal itu menjadi harapan Hetifah Sjaifudian agar Erick Thohir sebagai Menpora yang baru dapat berkontribusi dalam hal ini.
"Jadi, medali di dadaku, tapi ilmu di kepalaku," tambah Hetifah Sjaifudian, menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi dan pendidikan.
Ruang untuk Para Pemuda
Hetifah Sjaifudian juga menyatakan agar semua kementerian termasuk Kemenpora agar memberi ruang, fasilitas, dan tujuan positif bagi kaum muda supaya mereka bisa berkontribusi maksimal.
Ia menilai program magang enam bulan bagi mahasiswa pra-lulus dengan insentif dari Presiden Prabowo melalui Menko Perekonomian merupakan langkah baik.
Hetifah Sjaifudian pun berharap Erick Thohir berperan sebagai advokat yang mendorong kementerian lain agar lebih serius memperhatikan pembangunan kepemudaan, bukan hanya fokus pada olahraga.
Kesimpulan
Hetifah Sjaifudian menekankan pentingnya peran Erick Thohir sebagai Menpora dalam membangun ekosistem olahraga yang menyeluruh.
Ia berharap olahraga tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga melibatkan masyarakat dan pemuda secara luas.
Dukungan terhadap pembinaan atlet dan partisipasi pemuda menjadi kunci untuk mendorong olahraga Indonesia lebih maju dan berkelanjutan. (naa)




