ARUSBAWAH.CO - Anggaran Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) di Kota Samarinda bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Program andalan Wali Kota Andi Harun yang berjalan sejak 2021 itu sampai hari ini masih mengucurkan Rp100 juta per RT per tahun.
Angkanya tak berubah, meski PAD kota ini melonjak tajam dalam lima tahun terakhir.
Saat pertama digulirkan pada 2021, Probebaya digadang-gadang sebagai terobosan.
Lebih dari 1.900 RT di Samarinda mendapat dana langsung untuk membenahi lingkungan, memperbaiki fasilitas kecil, sampai membiayai kegiatan warga.
Pemerintah kota menyebutnya sebagai pembangunan dari bawah.
Di tahun yang sama, PAD Samarinda tercatat Rp534,09 miliar.
Setahun kemudian pada 2022 naik tipis menjadi Rp534,89 miliar.
Lonjakan mulai terasa pada 2023 ketika PAD Samarinda tembus Rp743,42 miliar.
Tahun 2024 naik lagi menjadi Rp875,02 miliar.
Dan pada 2025, angkanya melejit hingga Rp1.203,24 triliun.
Dalam lima tahun, PAD kota Samarinda naik lebih dari dua kali lipat.
Namun dana Probebaya ke RT tak ikut bergerak.
Tag



