Arus Publik

Samarinda Terkini

Evaluasi PAD Samarinda 2025: Pajak Belum Capai Target, DPRD Soroti Potensi PBJT Rumah Makan dan Kinerja BUMD

Jumat, 6 Februari 2026 21:8

Potret Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi dan Kepala Bapenda Samarinda, Cahya Ernawan/ Arusbawah.co

Dari target sekitar Rp174 miliar, realisasi mencapai Rp192 miliar.

Kontributor terbesar berasal dari retribusi jasa umum, termasuk layanan kesehatan, kebersihan, parkir tepi jalan umum, serta pelayanan pasar, dengan capaian sekitar Rp167 miliar dari target Rp153 miliar.

Retribusi jasa usaha juga mencatatkan kinerja positif dengan realisasi sekitar Rp9 miliar dari target Rp7 miliar.

Sementara retribusi perizinan tertentu menjadi sektor dengan persentase capaian tertinggi, yakni sekitar Rp16 miliar dari target Rp12 miliar.

Selain itu, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan ditargetkan Rp21 miliar dan terealisasi sekitar Rp20 miliar.

Adapun lain-lain pendapatan daerah yang sah melampaui target, yakni Rp64 miliar dari target Rp52 miliar.

Upaya Bapenda Samarinda Mendongkrak PAD 2026

Sementara itu, Kepala Bapenda Samarinda, Cahya Ernawan, mengakui belum tercapainya target PAD disebabkan masih rendahnya kepatuhan wajib pajak, terutama pada sektor pajak kendaraan bermotor serta piutang pajak yang belum tertagih.

“Kendala PAD belum sampai 100 persen, terutama dari PKB yang masih banyak belum taat,” ujarnya.

Meski demikian, ia menyebut capaian PAD 2025 tetap mengalami peningkatan signifikan hingga menembus Rp1 triliun.

“Lumayan peningkatannya, sudah tembus Rp1 triliun. Untuk target tahun ini kita pasang sekitar Rp1,4 triliun,” jelasnya.

Ke depan, Bapenda akan memfokuskan strategi pada penagihan piutang pajak, khususnya PBB yang masih banyak belum dibayar. Selain itu, pemerintah akan meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pembaruan data serta digitalisasi sistem pembayaran.

“Kita akan optimalkan penagihan sambil updating data. Digitalisasi juga kita dorong agar masyarakat lebih mudah membayar pajak melalui QRIS, e-wallet, hingga marketplace,” katanya. (raf)

 

Tag

MORE