2 bcf/d gas berarti 2 miliar kaki kubik gas per hari, sementara 80.000 bopd kondensat berarti produksi kondensat sebanyak 80.000 barel per hari.
Sebelumnya pada 2023 lalu, Eni sudah mengumumkan penemuan gas signifikan dari sumur eksplorasi Geng North-1 yang dibor di North Ganal PSC, sekitar 85 km dari pantai Kalimantan Timur, Indonesia.
Perkiraan awal saat itu, menunjukkan total volume struktur yang ditemukan sebesar 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas dengan kandungan kondensat diperkirakan hingga 400 ribu barel (Mbbls); data yang diperoleh akan digunakan untuk mempelajari opsi pengembangan cepat (fast-track development).
Geng North-1 dibor hingga kedalaman 5.025 meter di perairan sedalam 1.947 meter, dan menemukan kolom gas setebal sekitar 50 meter di reservoir pasir Miocene dengan sifat petrofisika yang sangat baik, yang telah menjadi fokus kampanye akuisisi data secara ekstensif.
Uji produksi sumur (DST) telah berhasil dilakukan untuk penilaian penuh terhadap penemuan gas ini.
Meskipun terbatas oleh fasilitas uji, uji ini memungkinkan estimasi kapasitas sumur mencapai 80–100 juta kaki kubik per hari (mmscfd) dan sekitar 5–6 ribu barel per hari (kbbld) kondensat.
Dari rilis pers perusahaan Eni memiliki 83,3% hak kepemilikan dan menjadi operator Blok North Ganal – Lapangan Geng North, sementara Agra Energi Pte Ltd memegang 16,7% sisanya.
Eni juga memiliki 82% hak kepemilikan dan mengoperasikan Blok Ganal dan Rapak, dengan Tip Top sebagai mitra yang memegang 18%. (sobizz/pra)
Tag




