Dukungan untuk Langkah Ilmiah dan Teknologi Konservasi
Ekti juga mendukung penggunaan pendekatan ilmiah seperti teknologi reproduksi berbantuan hingga potensi kloning yang tengah dipersiapkan dalam program penyelamatan tersebut.
Ia menilai, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk mendukung upaya pelestarian satwa langka yang populasinya sudah sangat terbatas.
“Ini langkah maju. Kita harus terbuka dengan inovasi selama tujuannya untuk penyelamatan lingkungan,” ujarnya.
Dengan kondisi saat ini, Ekti berharap proses translokasi Badak Pari Mahulu dapat berjalan lancar, aman, dan menjadi contoh nasional dalam upaya penyelamatan satwa langka di Indonesia. (sobizz/pra)
Baca juga:
- Bertahun-Tahun Menjaga Hutan, Masyarakat Adat Long Isun dan Long Pahangai Kini Diakui Negara
- 5 Bulan Kerja, 16 Agenda, Puluhan Perusahaan Dipanggil, Pansus TJSL DPRD Kaltim Akhiri Masa Kerja dengan Sejumlah Catatan
- Kursi Kamaruddin Ibrahim Masih Kosong, Ekti Imanuel Sebut DPRD Kaltim Tak Bisa Paripurna Tanpa Surat DPP NasDem
Tag




