Ia menambahkan bahwa pemerintah pusat telah mulai melakukan penyesuaian gaji dan insentif ASN, termasuk penerapan sistem kerja berbasis kinerja.
DPRD Kaltim pun memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut.
Lebih jauh, Husni menekankan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan harus menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia.
ASN di dua sektor ini, menurutnya, layak mendapatkan perhatian dan dukungan lebih berupa tunjangan serta insentif yang memadai.
“Pemerintah provinsi perlu memberikan insentif lebih baik kepada ASN maupun tenaga honorer, terutama tenaga kesehatan dan tenaga pendidik, baik yang tetap maupun yang belum tetap. Ini bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas SDM daerah,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa seluruh layanan publik, termasuk layanan pemakaman, membutuhkan dukungan kinerja ASN yang disiplin dan solid.
“Kalau masyarakat tidak sehat, mereka juga tidak bisa berpikir dengan baik. Karena itu kesehatan dan pendidikan harus tetap menjadi sektor utama untuk memajukan daerah,” pungkasnya.
(adv)
Tag



