Aspek ini juga meliputi perencanaan tenaga kerja dan pelaksanaan perlindungan lingkungan.
"Pihak yang menerima kami hari ini belum merupakan pengambil kebijakan utama. Maka dari itu, kemungkinan besar akan ada pemanggilan atau pertemuan lanjutan untuk menyusun agenda tanggung jawab perusahaan secara lebih menyeluruh," tuturnya.
Tidak hanya itu, Komisi IV menekankan pentingnya pelatihan bahasa dan keterampilan bagi tenaga kerja lokal sesuai dengan tuntutan pekerjaan di lapangan.
Menurut Agus Ridwan, PT Kobexindo Cement telah memulai produksi sejak 2019, tetapi baru beroperasi secara penuh selama kurang lebih satu tahun.
Dengan demikian, ia menekankan perlunya transparansi dalam proses penataan serta pelaksanaan komitmen perusahaan.
Mengingat minimnya tutupan vegetasi di sekitar area perusahaan, pihaknya turut menyoroti rencana penghijauan dan lokasi penanaman yang direncanakan perusahaan.
"Kami juga minta kejelasan terkait wilayah hijau dan penanaman yang direncanakan," terangnya. (adv)
Tag



