Artinya, alokasi DBH Kaltim menyusut sekitar 76,75 persen, atau setara kehilangan lebih dari Rp 5,3 triliun.
Kaltara Nyaris Nol: Anjlok 99,5 Persen
Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat penurunan paling ekstrem secara persentase.
Dari Rp 627 miliar pada 2025, DBH yang diterima hanya Rp 3,2 miliar di 2026.
Penurunan itu mencapai 99,49 persen, menyisakan kurang dari setengah persen dari pagu tahun sebelumnya.
Dengan kata lain, praktis DBH Kaltara nyaris habis.
Berikut rincian penurunannya:
- Kalimantan Timur: turun dari Rp 6,97 triliun menjadi Rp 1,62 triliun (-76,7%)
- Kalimantan Selatan: dari Rp 3,4 triliun menjadi Rp 821 miliar (-75,8%)
- Kalimantan Tengah: dari Rp 2,4 triliun menjadi Rp 504 miliar (-79,0%)
- Kalimantan Barat: dari Rp 293 miliar menjadi Rp 130 miliar (-55,6%)
- Kalimantan Utara: dari Rp 627 miliar menjadi hanya Rp 3,2 miliar (-99,5%)
Data diolah oleh tim riset Arusbawah.co.
(pra/ard)
Baca juga:
- Luasan Tambang Belum Bayar Jamrek di Kaltim Capai 70.824 Hektar! Setara 99.210 Lapangan Sepak Bola Standar FIFA
- Alokasi Anggaran 37 OPD Pemprov Kaltim 2025: Persentase dari Total Rp21 Triliun! Pagu Dinas Pendidikan Rp 17 Persen
- Seberapa Bergantung Kaltim pada Transfer ke Daerah? Ini Persentasenya di 10 Kabupaten/Kota
Tag




