ARUSBAWAH.CO - Menjelang akhir tahun 2025 dan persiapan memasuki 2026, Dinas Sosial (Dissos) Kalimantan Timur bergerak cepat.
Stok logistik penanggulangan bencana dipastikan aman dan terus diperbaharui, tanpa menunggu situasi darurat tiba.
Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menegaskan kesiapsiagaan yang sekarang dilakukan adalah pelajaran besar dari banjir Mahakam Ulu beberapa waktu lalu, yang sempat menunda respons lapangan akibat akses terputus dan logistik terlambat masuk.
Andi tidak menutup-nutupi kondisi sebelumnya.
Ia mengakui pengalaman itu menuntut perubahan sistem distribusi.
“Banjir besar di Mahakam Ulu jadi pengalaman untuk berbenah. Karena itu distribusi logistik sekarang dijalankan lebih awal agar ketika musibah muncul, penanganan bisa cepat,” ungkapnya.
Menurutnya, pengadaan dan pembaruan logistik dilakukan secara berkala setiap triwulan.
Di triwulan terakhir 2025, sebagian paket bantuan sudah dikirim ke kabupaten/kota, terutama daerah rawan banjir dan longsor.
“Kami distribusikan ke dekat kawasan rawan,” katanya.
Tag



