Arus Publik

Sobizz BUMDes Bumi Etam Sejahtera

Direktur BUMDes Kaliorang Ikuti Bootcamp Transmigrasi 2025, Bangga Bisa Foto Bareng Wakil Menteri

BUMDes Kaliorang Ikuti Bootcamp Kementerian Transmigrasi 2025 di

Sabtu, 22 November 2025 18:26

PRODUK - Produk lokal Kutim turut tampil di Bootcamp Penguatan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi 2025 yang digelar Kementerian Transmigrasi RI/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Direktur BUMDes Bumi Etam Sejahtera Kaliorang, Muhammad Ali, menjadi salah satu peserta dalam Bootcamp Penguatan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi 2025 yang digelar Kementerian Transmigrasi RI melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi.

Agenda yang berlangsung di Jakarta pada 19–22 November 2025 ini mempertemukan lembaga-lembaga ekonomi unggulan dari kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.

Sebanyak 30 dinas terkait dari berbagai kabupaten/kota ikut hadir, termasuk perwakilan dari Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Timur serta BUMDes Kaliorang.

Dari Kalimantan Timur, hadir pula para kepala desa dan perwakilan dari Kecamatan Kaliorang dan Kaubun, yaitu:

  • Syamsul Bahri, Kepala Desa Selangkau (Kaubun)
  • M. Ali Ar, Kepala Desa Kaliorang
  • Ridla Saodah, Kepala Desa Bumi Rapak
  • Meiliana, Pendamping Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Timur

Keikutsertaan tiga desa ini menegaskan komitmen Kutai Timur dalam penguatan ekonomi berbasis transmigrasi.

Momen Berkesan: Bisa Foto Bareng Wakil Menteri

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Ali mengaku bangga bisa mewakili Kaliorang dalam forum nasional.

Baginya, momen paling berkesan adalah ketika ia berkesempatan berfoto bersama Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi.

Menurutnya, foto itu bukan sekadar dokumentasi pribadi, tetapi motivasi bahwa BUMDes dari desa kecil pun bisa masuk radar pengembangan ekonomi nasional.

“Ini pengalaman penting. Bisa hadir bersama banyak lembaga hebat dan mendapat arahan langsung dari kementerian membuat kami semakin yakin BUMDes bisa tumbuh lebih besar lagi,” ujar Muhammad Ali.

FOTO BERSAMA - Direktur BUMDes Bumi Etam Sejahtera Kaliorang, Muhammad Ali foto bersama dengan Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi/ HO to Arusbawah.co

 

Apa yang Dibahas dalam Bootcamp?

Penguatan Tata Kelola Ekonomi Modern

Bootcamp ini bertujuan memberikan wawasan strategis untuk meningkatkan tata kelola kelembagaan ekonomi agar lebih modern dan berdaya saing.

Peserta mendapatkan materi mengenai:

  • Digitalisasi kelembagaan ekonomi
  • Penguatan tata kelola usaha
  • Model bisnis berkelanjutan untuk kawasan transmigrasi
  • Strategi pembangunan jejaring antarwilayah

 

Ruang Kolaborasi Antarwilayah

Selain pelatihan, para peserta diberi ruang untuk memperluas jejaring dan menjalin kerja sama lintas daerah serta mitra eksternal.

Kolaborasi ini diharapkan membuka peluang usaha baru bagi kawasan transmigrasi.

BUMDes Kaliorang Siap Terapkan Ilmu Baru

FOTO BERSAMA - Pihak-pihak dari Kutim yang ikut pada agenda Bootcamp Penguatan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi 2025 yang digelar Kementerian Transmigrasi RI/ HO to Arusbawah.co

 

Sebagai BUMDes yang terus berupaya berkembang, Bumi Etam Sejahtera melihat kegiatan ini sebagai kesempatan penting untuk menguatkan kapasitas usaha.

Muhammad Ali menegaskan bahwa keberangkatan ini bukan hanya membawa nama Kaliorang, tetapi juga membuka ruang baru bagi peningkatan ekonomi desa.

“Kami pulang membawa pengetahuan baru dan jaringan baru. Semoga ilmu ini bisa segera diterapkan agar manfaatnya dirasakan masyarakat,” jelas Muhammad Ali.

Apresiasi dari Pendamping Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kutai Timur

Pendamping Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kutai Timur, Meiliana, memberi apresiasi atas antusias peserta asal Kutim yang hadir dalam bootcamp tahun ini.

“Kami bangga karena perwakilan Kutai Timur turut aktif mengikuti setiap sesi. Ini menunjukkan komitmen desa-desa kita untuk tumbuh dan berinovasi. Semoga sepulangnya dari kegiatan ini, BUMDes bisa langsung mengaplikasikan strategi dan jejaring baru untuk memperkuat ekonomi desa,” ujar Meiliana. (sobizz/pra)

 

Tag

MORE