“Demokrasi sejati bukan soal memilih, tapi soal mengawasi, mengkritisi, dan terlibat dalam dialog kebijakan publik,” ujar Sutardi.
Ia menyarankan agar program sosialisasi seperti ini terus digalakkan secara berkala, terutama kepada generasi muda yang menjadi tulang punggung demokrasi di masa depan.
Harapan: Demokrasi Daerah yang Partisipatif dan Transparan
Melalui forum ini, masyarakat diharapkan lebih sadar terhadap posisi dan perannya dalam sistem demokrasi.
Narasumber lainnya, Muhammad Miftah, menekankan pentingnya membangun hubungan timbal balik antara warga dan pemerintah.
“Ketika masyarakat tahu hak dan kewajibannya, dan pemerintah mampu menjalankan fungsi secara transparan, maka demokrasi bisa tumbuh dari akar rumput, bukan hanya dari atas,” katanya.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya konkret memperkuat nilai-nilai demokrasi di tingkat lokal, sekaligus membentuk masyarakat yang kritis, aktif, dan bertanggung jawab. (adv)
Tag



