Karena itu, media sosial menjadi sarana yang dianggap relevan.
Soal Arahan dan Respons Publik yang Berubah
Terkait tudingan adanya arahan, Armin mengakui memang ada penyampaian secara umum, namun tidak bersifat wajib.
“Tidak ada arahan resmi. Kita hanya sampaikan, kalau memang perlu disampaikan silakan. Karena ini bagus supaya masyarakat tahu,” katanya.
Ia juga menyoroti perubahan respons publik dibanding sebelumnya.
Menurutnya, saat pembagian seragam pada 2025, banyak ucapan terima kasih yang juga beredar, namun tidak dipersoalkan.
“Dulu banyak video juga, orang tua unggah sendiri. Tidak ada masalah. Sekarang kok jadi ramai,” ucapnya.
Disdikbud: Ucapan Terima Kasih Bagian dari Pembentukan Karakter
Lebih jauh, Armin menekankan bahwa ucapan terima kasih adalah bagian dari pembentukan karakter siswa.
“Guru harus mengajarkan anak-anak untuk bersyukur. Dapat bantuan ya wajar kalau berterima kasih,” katanya.
Meski begitu, ia mempersilakan publik untuk menilai.
“Silakan saja masyarakat menilai. Tapi jangan hanya lihat dari sudut negatif. Kita juga perlu lihat sisi positifnya,” pungkasnya.
(wan)
Tag




