Ramadan di Depan Mata, Pedagang Desak Kepastian
Hingga kini, ratusan pedagang belum menerima kunci kios dan tidak bisa kembali berjualan.
Kondisi ini dinilai sangat merugikan, apalagi menjelang Ramadan yang biasanya menjadi momentum peningkatan omzet.
Desakan pun kini diarahkan ke Inspektorat agar segera turun tangan melakukan pemeriksaan dan memberikan kepastian hukum maupun administratif.
Pedagang meminta adanya batas waktu yang jelas agar polemik ini tidak berlarut-larut dan berdampak lebih luas terhadap perekonomian keluarga mereka.
“Kami butuh kejelasan. Jangan sampai berlarut-larut. Ini sudah mau Ramadan, kami harus mencari nafkah,” tutupnya. (isa)
Baca juga:
- Pasar Ramadan Segiri Jadi Laboratorium QRIS, Samarinda Dorong Transaksi Non Tunai
- Samarinda Incar Tuan Rumah AFF U-17 2026, Stadion Segiri Diverifikasi PSSI
- PAD Samarinda Naik Hampir Tiga Kali, Mengapa Anggaran Probebaya Tetap Rp100 Juta per RT?
- Akui Ada Kekurangan di Probebaya, Saefuddin Zuhri: Ayo Kita Benahi
Tag




