Arus Publik

Daftar 5 Pejabat Indonesia Pilih Tolak Mobil Dinas, Ternyata Ada Alasan di Baliknya

Lima Pejabat Indonesia menolak mobil dinas

Kamis, 5 Maret 2026 22:52

KENDARAAN - Kendaraan lama masih layak, lima kepala daerah ini menolak mobil dinas baru dan pilih mobil pribadi/ Foto: Jabarprov dan Bantenprov

Dana tersebut direncanakan digunakan untuk pengadaan sekitar 600 gerobak sampah yang akan dibagikan ke seluruh RW di Kota Yogyakarta. 

Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk efisiensi anggaran sekaligus upaya mempercepat penanganan masalah sampah di kota tersebut.

5. Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan 

Bupati Aceh Selatan H. Mirwan menegaskan menolak difasilitasi mobil dinas baru untuk dirinya. 

Sejak dilantik, ia memilih menggunakan mobil pribadinya dengan alasan penghematan anggaran daerah. 

Menurut Mirwan, penggunaan dana untuk mobil dinas bisa dialihkan ke program layanan publik yang lebih prioritas.

Ia bahkan berterima kasih kepada pemerintah daerah atas fasilitas mobil dinas, tetapi dengan kerendahan hati menolak menggunakannya. 

Kebijakan ini diambil di tengah defisit APBK Aceh Selatan, sejalan dengan instruksi efisiensi anggaran nasional.

Beberapa pejabat di Indonesia menunjukkan sikap menolak fasilitas mobil dinas baru dan memilih menggunakan kendaraan pribadi atau mobil dinas lama. 

Keputusan menolak adanya fasilitas mobil dinas ini diambil sebagai bentuk efisiensi anggaran, agar dana negara atau daerah bisa dialihkan ke program yang langsung bermanfaat bagi masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur, penanganan sampah, dan layanan sosial. (naa)

Tag

MORE