Arus Publik

Sobizz CoffeeRal Kukar

Coffeeral Tenggarong Angkat Selera Nusantara lewat Ayam Bakar Banjar

Senin, 2 Februari 2026 21:33

KEDAI KOPI COFFEERAL - Spot nongkrong di Coffeeral Kukar. Kehadiran ayam bakar Banjar sebagai menu andalan mendapat sambutan positif dari pelanggan Coffeeral/ IG @coffeeral.tenggarong

ARUSBAWAH.COCoffeeral Tenggarong kian menegaskan posisinya bukan sekadar kedai kopi.

Melalui peluncuran ayam bakar Banjar sebagai menu andalan, Coffeeral menunjukkan keseriusannya mengangkat selera Nusantara, khususnya cita rasa yang dekat dengan masyarakat Kalimantan Timur.

Menu ayam bakar Banjar ini disajikan di gerai Coffeeral yang berlokasi di Jalan KH Akhmad Muksin, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Coffeeral memperluas identitasnya sebagai ruang kuliner yang tidak hanya menghadirkan kopi, tetapi juga makanan berat bercita rasa lokal.

Ayam Bakar Banjar Dipilih karena Dekat dengan Selera Lokal

Manager Operasional Coffeeral, Estuning Dyah Lestari, mengatakan ayam bakar Banjar dipilih karena memiliki karakter rasa yang kuat dan sudah akrab di lidah masyarakat Kukar dan Kaltim secara umum.

“Kami ingin menunjukkan keseriusan Coffeeral dalam menghadirkan selera Nusantara. Ayam bakar Banjar kami pilih karena kaya rempah dan sangat familiar bagi masyarakat di sini,” ujar Estuning.

Menurutnya, pengembangan menu tersebut tidak dilakukan secara instan.

Tim dapur Coffeeral melalui serangkaian uji rasa untuk memastikan bumbu, tingkat kematangan, hingga teknik pembakaran benar-benar sesuai dengan karakter asli ayam bakar Banjar.

 

Proses Marinasi dan Pembakaran Jadi Perhatian Utama

Estuning menjelaskan, ayam bakar Banjar di Coffeeral diracik menggunakan rempah pilihan dan melalui proses marinasi yang cukup lama agar bumbu meresap hingga ke dalam daging.

Proses pembakaran pun dilakukan dengan teknik khusus untuk menjaga keseimbangan rasa, aroma, dan tekstur ayam.

“Marinasi dan pembakaran kami perhatikan betul. Target kami sederhana: setiap pelanggan mendapatkan rasa yang konsisten dan kualitas yang terjaga,” jelasnya.

Menu ini disajikan lengkap dengan sambal khas dan lalapan segar, menciptakan pengalaman bersantap yang utuh dan merepresentasikan kekayaan kuliner Nusantara.

Respons Positif Pelanggan

Kehadiran ayam bakar Banjar sebagai menu andalan mendapat sambutan positif dari pelanggan Coffeeral.

Banyak pengunjung menilai menu ini memberikan alternatif makanan berat dengan cita rasa lokal yang kuat.

“Beberapa pelanggan bilang rasanya mengingatkan mereka pada masakan rumah dan kuliner Banjar yang autentik,” ungkap Estuning.

Menurutnya, respons tersebut menjadi sinyal bahwa minat terhadap kuliner Nusantara tetap tinggi, bahkan di tengah tren kuliner modern dan internasional.

Komitmen Lestarikan Kuliner Nusantara

Lebih jauh, Estuning menegaskan bahwa menghadirkan ayam bakar Banjar bukan sekadar strategi menu, tetapi bagian dari visi Coffeeral untuk ikut melestarikan kuliner daerah.

“Kami ingin Coffeeral menjadi ruang yang memperkenalkan dan mempertahankan kuliner Nusantara, terutama bagi generasi muda,” ujarnya.

Ke depan, Coffeeral berencana menghadirkan menu Nusantara lainnya secara bertahap, dengan mempertimbangkan masukan pelanggan serta pemanfaatan bahan lokal di Kutai Kartanegara.

“Inovasi menu akan terus kami lakukan agar Coffeeral punya identitas kuliner yang kuat dan berakar pada budaya lokal,” tutup Estuning.

Dengan lokasi strategis di Jalan KH Akhmad Muksin dan penguatan menu khas seperti ayam bakar Banjar, Coffeeral berharap dapat menjadi destinasi kuliner di Tenggarong yang tidak hanya nyaman untuk bersantai, tetapi juga konsisten mengangkat kekayaan rasa Nusantara. (sobizz/ri)

 

Tag

MORE