Harga es serut kini dipatok Rp10.000 per gelas, naik bertahap dari kisaran Rp2.000–Rp3.000 di awal 2000-an.
Puji mengaku menahan diri untuk tidak menaikkan harga lebih tinggi demi menjaga pelanggan lama.
“Kalau dinaikkan, saya yang di lapangan yang repot. Kasihan pelanggan,” katanya.
Mesra Indah dan Harapan dari Keramaian Pasar
Lapak Es Serut Slush pernah berpindah-pindah lokasi sebelum menetap di Mesra Indah sejak 2009.
Cabang di pusat perbelanjaan seperti Lembuswana akhirnya tutup karena biaya sewa yang tinggi.
Aktivitas Pasar Pagi di sekitar kawasan memberi dampak positif.
Arus pengunjung meningkat, meski karakter konsumen tetap sama.
“Pengaruh pasti ada. Pengunjung lebih banyak, harapan juga ada,” ujar Puji.
Bagi Puji, Es Serut Slush bukan sekadar mata pencaharian, melainkan bagian dari perjalanan hidup.
“Kita ini produk klasik. Peminatnya memang ada, meski tidak besar,” tutupnya. (isa)
Tag




