ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) total menyiapkan anggaran Rp1,4 triliun untuk merealisasikan enam program unggulan Gratispol pada tahun anggaran 2025.
Anggaran jumbo itu diklaim menjadi bukti keseriusan Pemprov dalam menepati janji politik Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji saat Pilgub 2024 lalu.
Enam program yang dibiayai dari APBD 2025 tersebut meliputi: pendidikan, kesehatan, seragam sekolah, perumahan, perjalanan religi, dan internet desa.
Gratispol Pendidikan S1 hingga S3 Telan Rp750 Miliar
Program dengan alokasi terbesar adalah Gratispol Pendidikan jenjang S1 hingga S3 yang menelan anggaran Rp750 miliar.
Program ini ditujukan bagi 3.943 mahasiswa baru 2025 yang tersebar di 53 perguruan tinggi di Kaltim.
Anggaran dibagi dengan porsi 50% untuk S1, 30% untuk S2, dan 20% untuk S3.
Dana bantuan akan ditransfer langsung ke rekening kampus melalui Bankaltimtara, bukan ke mahasiswa secara pribadi.
Gratispol BOSP ke Daerah Rp330,8 miliar
Selain itu, ada Gratispol Biaya Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Daerah dengan anggaran Rp330,8 miliar.
Dana ini ditujukan untuk mendukung operasional SMA/SMK, SLB, dan MA se-Kaltim pada 2025.
Rinciannya: Rp3,5 juta per siswa/tahun untuk SMA/MA, Rp4 juta untuk SMK, dan Rp6–9 juta untuk SLB tergantung wilayah.
Total ada 108 sekolah penerima BOSP.
Tag




