Diskusi yang berjalan interaktif dimanfaatkan Banmus DPRD Kaltim untuk mendalami aspek-aspek tata kelola, termasuk koordinasi lintas komisi dan mekanisme penyesuaian agenda legislatif yang tetap menjunjung transparansi serta akuntabilitas.
Menurut Sulasih, upaya tersebut menjadi wujud komitmen berkelanjutan dalam memperkuat posisi DPRD sebagai lembaga legislatif yang tanggap dan efektif.
"Momentum pembangunan Ibu Kota Nusantara harus diiringi dengan peningkatan kualitas kerja lembaga daerah, dan semua itu dimulai dari perencanaan yang baik," ucapnya.
Hasil kunjungan ini akan digunakan Banmus DPRD Kaltim sebagai bahan evaluasi internal serta pengembangan model kerja yang sistematis dan responsif terhadap perubahan.
"Transformasi tidak terjadi tiba-tiba. Ia dibangun lewat kesediaan untuk belajar dan keberanian untuk berubah," jelas Yonavia. (adv)
Tag



