“Kami sedang menambah tenaga sanitasi atau SPPG (Sanitarian Pengelola Pangan dan Gizi). Jadi nantinya, tidak hanya petugas puskesmas di siang hari, tetapi ada tim khusus yang tetap memantau hingga malam hari,” papar Dio menjelaskan.
Selain penambahan sumber daya manusia (SDM), Pemkot Balikpapan juga menyiapkan sebanyak tiga lokasi dapur umum sebagai tambahan.
Saat ini, terdapat empat kecamatan telah menjalankan program dapur umum MBG, sementara itu, dua kecamatan lainnya masih dalam tahap penyesuaian fasilitas dan lokasi yang ada.
Dio menegaskan bahwa seluruh upaya yang dilakukan Pemkot Balikpapan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat.
“Ini wujud kepedulian kami. Kami ingin memastikan setiap dapur umum beroperasi dengan standar terbaik, bersih, aman, dan layak bagi masyarakat,” tutup Dio.
(adv)
Tag



