ARUSBAWAH.CO - Pemerintah Kota Balikpapan (Pemkot Balikpapan) terus menunjukkan keseriusannya dalam memastikan keamanan pangan Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh dapur umum yang beroperasi di wilayah Kota Beriman ini.
Komitmen Pemkot Balikpapan ini ditegaskan melalui rapat monitoring dan evaluasi bersama Tim Manajemen Bencana Kota (MBG) dan perwakilan Sekretariat Negara, khususnya terkait penerapan standar kebersihan dan sanitasi pangan.
Rapat tersebut membahas persiapan Kota Balikpapan dalam mengimplementasikan kebijakan baru mengenai sertifikasi higiene dan sanitasi yang wajib dimiliki setiap dapur umum MBG di kota ini.
Asisten III Bidang Administrasi Pemkot Balikpapan, dr. Andi Sri Juliarti, M.Kes., atau yang akrab disapa Dio, menuturkan bahwa Kota Balikpapan telah lebih dulu menerapkan standar ketat jauh sebelum munculnya sejumlah kasus keracunan massal di daerah lain.
“Alhamdulillah, sebelum ada kejadian keracunan di berbagai tempat, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan sudah mewajibkan sertifikasi dapur umum. Semuanya mengikuti aturan yang berlaku,” ujar Dio pada Minggu (2/11/2025).
Dio menambahkan, pemerintah pusat juga memberikan arahan agar setiap dapur umum MBG didampingi petugas kesehatan selama proses pengolahan makanan.
Suatu tantangan muncul karena sebagian kegiatan memasak MBG dilakukan pada malam hari sehingga Pemkot Balikpapan pun kini tengah menyusun penyesuaian sistem kerja yang ada agar seluruh proses berjalan optimal.
Tag



