“Anggaran 2026 ini sangat minim. Padahal program KB punya peran penting menjaga keseimbangan jumlah penduduk. Kalau ini diabaikan, kita sedang menabung masalah,” ujarnya.
Ia bahkan menyebut potensi “bom waktu” yang bisa terjadi pada 2030. Lonjakan jumlah penduduk, kata dia, bisa berimbas ke berbagai sektor—mulai dari kesehatan, jaminan sosial, hingga lapangan kerja.
“Kalau tidak diantisipasi, APBD bisa kewalahan”
Menurutnya, peningkatan jumlah penduduk tanpa perencanaan yang matang akan membuat beban anggaran daerah membengkak.
“Bayangkan kalau kebutuhan layanan kesehatan naik drastis, BPJS membengkak, sementara lapangan kerja terbatas. Kompetisi makin ketat, ekonomi bisa terganggu. Ini efek berantai,” tegasnya.




