Manalu menyebut masih ditemukan ketidaksesuaian antara data fuel card dengan kondisi kendaraan di lapangan.
“Fuel card yang kami perbarui betul-betul kami cek KIR dan STNK-nya. Kalau tidak memenuhi standar, tidak akan kami upgrade,” tegasnya.
Jam Layanan Dibagi untuk Pecah Antrean
Dishub juga mengusulkan pengaturan jam layanan biosolar di SPBU untuk memecah konsentrasi antrean kendaraan besar.
Dalam rancangan tersebut:
- 08.00–09.00: Khusus angkutan umum
- 09.00–10.30: Angkutan barang umum
- 10.30–12.00: Angkutan material
- Setelah itu: Kendaraan pribadi
Dengan skema ini, Dishub berharap antrean tidak lagi meluber ke badan jalan dan potensi kecelakaan di sekitar SPBU dapat ditekan.
Penataan Biosolar Demi Keselamatan dan Ketertiban Kota
Bagi Dishub Samarinda, penataan distribusi biosolar bukan semata soal BBM subsidi.
Lebih dari itu, kebijakan ini dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan lalu lintas, ketertiban kota, serta keberlanjutan infrastruktur jalan yang selama ini tertekan oleh kendaraan tak laik jalan.
(isa)
Tag




