"Kalau clear, baru bisa dilaksanakan. Kalau nggak, anggaran kita bakal gantung terus," tegasnya.
Sarkowi menekankan pentingnya percepatan pembahasan agar program-program pemerintah tidak terhambat.
Sarkowi juga menyebutkan, OPD yang menjadi perhatian utama ialah yang memiliki alokasi anggaran besar, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pendidikan.
“Mereka daya serapnya seringkali nggak semulus OPD dengan anggaran kecil. Yang kecil bisa serap sampai 100%, sementara yang besar masih banyak kendala,” ujarnya.
Ia mengingatkan pentingnya strategi untuk memaksimalkan daya serap anggaran dan menekan silva.
“Silpa itu ada dua jenis, positif dan negatif. Kalau negatif, artinya anggaran nggak bisa diserap. Kalau positif, anggarannya ada, tapi penawarannya lebih rendah sehingga menyisakan dana,” katanya.
Menurut Sarkowi, lelang yang lambat menjadi salah satu faktor penghambat daya serap anggaran.
“Kalau lelang lambat, sering muncul gugatan, ini akhirnya memengaruhi realisasi anggaran,” tuturnya.
Oleh karena itu, DPRD berupaya memacu agar serapan anggaran maksimal, terlebih menjelang masa pemerintahan gubernur baru.
Tag



