Dalam percakapan lebih 12 menit tersebut, Andi Saharuddin hanya sedikit bisa memberikan konfirmasi yang bisa dikutip oleh awak redaksi.
Akan tetapi, pada perihal kepastian jabatan di PT Buana Rizky Armia ia membenarkan.
"Saya sudah tak tahu juga (aktivitas perusahaan). Untuk sementara kami no comment. Saya kan cuma komisaris di situ," ucap Andi Saharuddin.
Ia pun memberitahu bahwa saat ini IUP dari PT BRA sudah tak lagi aktif.
"IUP-nya mati," katanya.
Di akhir, Andi Saharuddin sampaikan bahwa seluruhnya saat ini berproses secara hukum.
'Beproses secara hukum. Biarkan direktur yang menjawab itu, saya tak punya hak jawab," katanya. (pra)
Baca juga:
- PT BRA yang Disidik Polri! RKAB-nya Pernah Disetujui ESDM untuk Produksi 300.000 Ton Batu Bara, Sanggup Sumbang 20 Ekor Sapi di Kaltim
- Dua Perusahaan Disidik Tipikor Polri soal Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara ke PLTU, Satu Berlokasi di Samarinda?
- Dua Bos Tambang Jadi Tersangka Korupsi di Lahan HPL Kementrans, Negara Diperkirakan Rugi Rp500 Miliar
Tag




