Arus Publik

Andi Harun Bawa Sarung Samarinda Jadi Simbol Budaya Nasional

Sabtu, 10 Januari 2026 22:8

PENGALUNGAN SARUNG SAMARINDA - Trofi Abyakta merupakan penghargaan tertinggi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melalui Anugerah Kebudayaan PWI (AK-PWI)/ HO to Arusbawah.co

ARUSBAWAH.CO -  Di tengah lampu sorot dan kamera yang merekam setiap gerak, selembar sarung dari Samarinda tampak sederhana namun penuh makna.

Ia bukan sekadar kain yang dilipat rapi di lemari; ia membawa kisah, identitas, dan kebudayaan sebuah kota.

Malam itu, Jumat (9/1/2026), di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Wali Kota Samarinda Andi Harun berdiri di samping Sarung Samarinda, menerima Trofi Abyakta dalam Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026penghargaan tertinggi bagi kepala daerah yang berhasil menghidupkan budaya di wilayahnya.

Penghargaan ini bukan sekadar simbol. Trofi Abyakta menjadi pengakuan atas cara Samarinda merawat, menghidupkan, dan menghadirkan kebudayaan ke dalam keseharian warganya.

Di tangan kepemimpinan Andi Harun, Sarung Samarinda tumbuh lebih dari sekadar busana adat: ia menjadi identitas kota, hadir di ruang publik, forum resmi, hingga aktivitas warga sehari-hari.

Trofi Abyakta merupakan penghargaan tertinggi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat melalui Anugerah Kebudayaan PWI (AK-PWI).

Kata Abyakta, yang berasal dari bahasa Sanskerta, bermakna “hati yang terang” atau manifestasi gagasan yang terlihat—simbol keberanian mewujudkan nilai budaya dalam kebijakan nyata.

Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang berhasil menginovasi sekaligus melestarikan kebudayaan daerahnya, dengan komitmen melindungi dan mengembangkan budaya lokal secara konsisten.

Tag

MORE