Saat musim kemarau tiba, ancaman berubah menjadi kebakaran hutan dan lahan.
Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki area lebih dari 300 ribu hektar yang berpotensi tinggi mengalami kebakaran, terutama pada kawasan gambut yang sangat sulit dipadamkan ketika api menyebar.
"Kalau lahan gambut, itu akan susah. Karena menjalarnya api itu juga melalui bawah tanah," pungkasnya.
BPBD Kaltim merencanakan peningkatan patroli, pemantauan titik panas, serta kegiatan sosialisasi kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas.
Upaya ini akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.
Sugeng menegaskan bahwa seluruh rangkaian strategi mitigasi harus terus diperbarui sesuai dinamika cuaca dan pola bencana terkini di lapangan.
BPBD Kaltim berkomitmen untuk memperkuat sistem pemantauan serta mempercepat langkah penanganan dini di seluruh wilayah.
(ir/adv/diskominfokaltim)
Tag



